Home » , , » Pertemuan Yang Sangat Memilukan dengan Sang Terkasih

Pertemuan Yang Sangat Memilukan dengan Sang Terkasih

Written By Admin Saturday, November 13, 2010 - 9:18 AM WIB | 0 Komentar

Kami tercengang ada tiba-tiba ada sebuah email masuk di blog alam hikmah, si pengirim tidak menyebutkan namanya, beliau berharap kisah ini dapat diambil pelajaran bagi Para Pejuang Hati.



Tidak terasa linangan air mata menetes dipipi penulis, setelah membaca satu persatu rangkaian bait yang beliau tulis dengan tulisan yang sangat memilukan dan menyayat hati. Kandungan cintanya hamba yang tulus ini sangatlah dalam. Beliau bertemu dengan Rasululloh Saw melalui mimpi dan kisah ini benar-benar terjadi pada Rabu,16 April 1996. Kami tidak memaksa terlepas pembaca percaya atau tidak. Itu terserah penilaian pembaca dan yang kami sampaikan ini, berharap kita dapat mengambil hikmah dari kisah tersebut. Semoga bermanfaat serta menjadikan cambuk untuk membangkitkan cinta kita terhadap Beliau Rasululloh Saw. Amin



Inilah isi email dari seorang hamba yang tulus dan tidak mau menyebutkan namanya itu :



MUNAFEKKAH DIRIKU



Tak pantas diriku yang hina ini bersimpuh dan tunduk dihadapanmu Yaa Sayyidi...Yaa Rosulalloh.



Alangkah kotor dan hinanya diri ini tak pantas untuk menemui dan bersimpuh keharibaan Paduka Ya Rosulalloh.



Terlalu kotor bibir dan hati ini untuk menyebut dan mencintai Paduka Yaa Sayyidi...Yaa Rosulalloh.



Dengan uraian air mata ini kupersembahkan pada Paduka rasa cinta dari ummatMu yang hina dan dholim ini,terimalah Yaa Rosul walau tiada arti bagi PADUKA.



Terasa munafek diri ini YA ROSUL, hatiku beku, buta tidak mampu menghadap kepada ALLOH TUHAN PENCIPTA, kutaruh dimana hati dan jiwa ini tuntun dan bimbinglah kami YA SAYYIDI.. YA ROSULALLOH menuju keharibaan NYA.



YA ROSULALLOH sebenarnya aku malu untuk menulis kisah ini, karena aku takut melupakan kasih sayang PADUKA pada hamba yang hina ini.



Yaa Alloh ampunilah kami yang selalu dosa.


Yaa Rosulalloh syafaatilah ummatmu ini.


Yaa Ghooust hadza-zaman bimbinglah jiwa yang kotor ini.


Yaa Alloh tetapkan jiwa dan hati ini untuk senantiasa berjuang dibelakang beliau.



Kisah ini terjadi malam Rabu,16 April 1996



Saya yang hina bermimpi bertemu yang Mulia Rosululloh Saw :



Beliau bersabda, Bagaimana cintamu kepada Rosululloh Saw bila dibandingkan dengan negara dunia seisinya ? Spontan sambil menangis ku rangkul kaki Beliau, sambilku ucap aku akan memilih cinta kepadaMU YA ROSULALLOH (YA ALLOH tetapkan hatiku ini YA ALLOH). Maka ROSUL meninggalkan diriku sendiri.



Tak terasa air mata kehinaan ini mengalir kembali karena merasa ditinggal Paduka yang Mulya sebab kemunafekan diri ini. Saat itu terasa sangat hina, tiada arti diri ini terasa ingin mati saja dari pada aku begini.



Ya Rosulalloh Ternyata KAU tidak tega pada yang hina ini sehingga Kau datangi aku lagi, seraya Beliau berkata:



Apa yang kau inginkan Surga ? maka ku jawab, Tidak Ya Rosul, aku mengabdi hanya untuk ALLOH dan untuk mengikuti Paduka. tujuanku hanya ALLOH dan Paduka.



Maka Beliau bersabda lagi: Apa kau menginginkan pahala dan martabat yang tinggi ? Maka kujawab seperti semula.



Maka Beliau bersabda lagi: Apa kau ingin selamat dari api neraka? Maka sekali lagi kujawab seperti semula.



Maka setelah itu dengan penuh kasih sayang dipeluklah diri yang hina kotor dan dholim ini, seraya bersabda BENAR KAMU tapi hanya sedikit sekali orang yang hatinya benar benar merasa demikian.



Tak terasa semakin deras air mata ini karena tak pantas diriku seperti itu, tak terasa aku menjerit sehingga aku terbangun dari kisah dan mimpi indah itu.



Ya Rosulalloh,Ya Sayyidi.. Ya Rosulalloh, jangan campakkan diri yang hina dan dholim ini, keluarga dan ahliku serta teman seperjuangan, biarlah diri ini hancur asal jangan kau hindari dan kau campakkan, tegakah Kau Ya Sayyidi.. Ya Rosulalloh. YA ALLOH tetapkanlah hati dan jiwaku ini sampai aku kembali keharibaanMu.



Ya Ayyuhal Ghoust apa jadinya diriku ini tanpa Kau, bimbinglah kami didiklah kami agar hidup ini berarti.



YA ALLOH YA ROBBI semuanya ini tiada arti tanpa ijin dan kehendakmu YA ALLOH... karena digenggamanMU semuanya. Al-fakir (hamba penipu,kotor dan hina)



YA ALLOH YA ROHMAN YA ROHIM



Sungguh takut sekali, kami tidak ada apa apanya hapus saja semua kisah itu, diri ini lebih baik lebur tidak membekas, andaikan besok di neraka selama lamanya dan jauh dariMu dan Rosululloh,aku tetap hambaMu dan apapun aku milik MU Ya Robbi !



YA ALLOH leburkanlah diri dan jiwa ini ke IRODATMU biar aku lenyap sehingga hanya ENGKAULAH YANG ADA.



Penipukah aku ? apa arti kisah tersebut ? bohong, bohonglah aku. Maafkan aku, karena aku bukan siapa siapa dan bukan apa apa. (alamhikmah.org /NN)




Technorati : , ,

Del.icio.us : , ,

Zooomr : , ,

Flickr : , ,

Sebarkan:

0 comments :

Post a Comment