Home » , , » Liputan Khusus – Tamu dari Malaysia

Liputan Khusus – Tamu dari Malaysia

Written By Admin Friday, December 10, 2010 - 9:49 PM WIB | 1 Komentar

Tepat 1 September 2010 (Tepat bulan Ramadhan, entah hari keberapa) beliau Tuan Tuyot Jamikon dari Klang Malaysia mengirim email kepada kami, setelah mendengarkan uraian pembahasan ilmu hikmah melalui audio maupun artikel yang telah dipaparkan di blog alam hikmah, ingin sekali berkunjung ke Indonesia, setelah sekian lama selama 30 tahun beliau mengembara dalam pencarian jati diri. Akhirnya tepat pada tanggal 6 desember 2010 kemarin, beliau menyempatkan diri datang ke Indonesia. Dengan dengan no penerbangan QZ7618 tepat pukul 11.45 WIB yang ditumpangi mendarat di Bandar Udara Internasional Juanda-Surabaya-Indonesia, pertama kali terlihat di depan pintu gate, kami berpelukan layaknya seperti saudara yang telah lama tidak pernah bertemu. Sangat dekat dan mengharukan dipertemuan pertama. Subhanalloh !.



Foto : Tuan Tuyot Jamikon saat berada di bandara Kuala Lumpur



Foto : Saat di Bandara Internasional Juanda Surabaya


Setelah itu, kami langsung keluar dari bandara menuju kota Bangil-Pasuruan-Jawa Timur, kurang lebih satu jam perjalanan untuk sampai di Kota Bangil yang konon terkenal dengan kota santri serta sentra produksi baju muslim. Alhamdullah selepas ashar kami tiba di Rumah Beliau Bapak H. Heru yang beralamat di Jalan Kakap No. 49 Bangil-Beji, Pasuruan-Jawa Timur. dengan disambut hangat oleh beliaunya sendiri. Tapi beliaunya sendiri tidak bisa lama menemani karena ada tugas mengisi pengajian di luar kota. Keesokan harinya beliau Bapak H. Heru menerangkan secara gamblang tentang ilmu-ilmu Ketuhanan, dan Alhamdulillah apa yang telah diterangkan dapat dipahami dimengerti oleh Tuan Tuyot Jamikon. Intinya beliau sangat salut apa yang baru saja diterangkan. Banyak rahasia-rahasia ketuhanan yang telah terurai dengan mudah. (Insya Alloh hasilnya akan dipaparkan pada postingan selanjutnya)



Foto : Sharing ilmu Wahidiyah



Foto-foto diskusi sharing ilmu Wahidiyah (Bendera AKU)



Walaupun terbilang singkat hanya 3 hari di singgah kota Bangil, beliau sangat puas dan bersyukur karena apa yang beliau cari dalam pengembaraan pencarian jati diri selama 30 Tahun sudah terbayar lunas. "Insya Alloh saya akan datang lagi bulan April dan mengajak anak saya untuk sharing ilmu ini lagi" tukas Tuan Tuyot . Mudah-mudahan pertemuan ini bisa membawa manfaat yang sebesar-besarnya, bagi perjuangan Fafirru Ilalloh. Serta bangkitnya pejuang-pejuang hati dimanapun berada. Amin.



Sebarkan:

1 comments :

  1. hehhehehe....
    maaf seribu maaf....
    saya sudah salah mengira....
    semoga bisa dimaafkan....
    thanks yah....
    (ih jadi malu.com) hahaha....
    semoga tetap mau jadi sahabat, karena isi website ini benar2 baik untuk pencerahan jiwa...

    salam sahabat,
    hilda

    ReplyDelete