Home » » Selayang Pandang Perjalanan “Al Fakir” di Malaysia

Selayang Pandang Perjalanan “Al Fakir” di Malaysia

Written By Admin Sunday, November 27, 2011 - 9:26 PM WIB | 0 Komentar

Alhamdulillah, kami tiba di Malaysia dengan selamat dibandara LCCT KLI pukul 00.30 waktu Malaysia. Kami disambut dengan penuh ramah tamah, oleh sang tuan rumah “Tuan Suyot Jamikon”.

CIMG9703

CIMG9704

CIMG9705

Kami terharu, perjuangan kami penuh dengan penghormatan dan kemuliaan, terasa air mata menetes dipipi ini, mengingat perjuangan Rosululloh Saw dan Beliau Romo KH. Sayyid Abdul Madjid Ma’roef Ra yang sangat berat sekali. Terasa tak pantas kami “Al fakir” yang hina mendapatkan sanjungan dan kemuliaan seperti ini, kami hanya berucap Jazakumulloh….

Terima kasih saudaraku di Malaysia, semoga Allah membalas dan meridhoi.

Ø Model penyiaran kami di Malaysia

Mengingat situasi dan kondisi dimalaysia, sehingga tepat sabtu malam minggu bertapatan malam 1 Muharam, kami membuat metode penyiaran kemasyarakat melalui selebaran seperti dibawah ini, semoga Allah meridhoi, Rosululloh Saw mensyafaati, dan Beliau Ghouzti Hadza Zaman senantiasa memberi nadroh yang istimewa kepada Al fakir di Malaysia, ternyata masyarakat disini sangat membutuhkan, sehingga masih mengharap untuk mendapat pencerahan lebih lanjut dan insya Allah kami diharapkan datang kesini lagi.

 

CIMG9813

CIMG9876

2011-11-26 08.01.57

2011-11-26 10.36.58

Metode yang kami lakukan dengan diskusi dan tanya jawab sekaligus dengan mempraktekkan mujahadah dan sekaligus menyebarkan selebaran yang kami susun.

Inilah selebaran yang kami susun dengan menggunakan bahasa melayu untuk dibagikan kemasyarakat di Malaysia khususnya di Klang-Selangor, dan kami mohon doa dari saudara-saudaraku di Indonesia semoga langkah kami di ijabahi dan diridhoi oleh Allah Swt.

####

DOA PEMBERSIH JIWA DARI VIRUS ANANIYAH (KE-AKU-AN)

clip_image002

ALLOOHUMMA YAA WAAHIDU YAA AHAD, YAA WAAJIDU YAA JAWAAD, SHOLLI WASALLIM WABAARIK ‘ALAASAYYIDINAA MUHAMMADIW-WA'ALAA AALI SAYYIDINAA MUHAMMAD. FII KULLI LAMHATIW WA NAFASIM BI'ADADI MA'LUMAATILLAAHI, WA FUYU DHOTIHI WA AMDAADIH. .......(100X)

Yaa Alloh, Yaa Tuhan Maha Esa, Yaa Tuhan Maha Satu, Yaa Tuhan Maha Menemukan, Yaa Tuhan Maha Pelimpah, limpahkanlah sholawat salam barokah atas junjungan kami Kanjeng Nabi Muhammad dan atas keluarga Kanjeng Nabi Muhammad pada setiap kedipnya mata dan naik turunnya napas sebanyak bilangan segala yang Alloh Maha Mengetahui dan sebanyak kelimpahan pemberian dan kelestarian pemeliharaan Alloh.

Catatan:

Iblis yang sudah mendiami surga itupun terusir karena sekali merasa AKU (ananiyah)

clip_image004

Allah berfirman: "Apakah penghalangnya yang menyekatmu daripada sujud ketika Aku perintahmu?" Iblis menjawab: "Aku lebih baik daripada Adam, Engkau (wahai Tuhan) jadikan daku dari api sedang dia Engkau jadikan dari tanah." (Al-A'raaf 7:12)

Apalagi kita semua yang menginginkan masuk ke surganya Allah bila didalam hati masih ada perasaan aku (aku pandai, aku sudah baik, aku berkuasa, aku kaya, aku mulia, dsb), maka mustahil dan tidak mungkin.

Al Hadist :

"tidak akan masuk syurga orang yang ada di dalam hatinya seberat biji sawi dari takbur (sombong). dan tiada akan masuk neraka orang yang ada dalam hatinya seberat biji sawi dari iman" (HR Muslim)

Membersihkan jiwa (hati) dari kotoran-kotoran (nafsu) adalah wajib”.(kitab Kifayatul Atqiya)

Asy-Syams 9-10

clip_image005clip_image006

Sesungguhnya berjayalah orang yang menjadikan dirinya - yang sedia bersih - bertambah-tambah bersih (dengan iman dan amal kebajikan), Dan sesungguhnya hampalah orang yang menjadikan dirinya - yang sedia bersih - itu susut dan terbenam kebersihannya (dengan sebab kekotoran maksiat).

Makna hijrah yang hakiki

Makna hijrah yang hakiki adalah hijrah dari perasaan AKU (Ananiyah) menuju keperasaan hamba,

Hijrah dari riya ' menuju ikhlas,

Hijrah dari permusuhan menuju kasih sayang dan nasihat,

Hijrah dari perasaan takbur menuju ke perasaan tawadhu '

#####

Hidup hanya sekali……!!!

Kesan apa untuk dunia ini??? dan jasa apa untuk hidup ini???

Kita punya tinggalan apa untuk ummat ini???

Catatan kelam perjalanan “Si Fakir” yang hina

Negri Jiran – Klang - Selangor – Malaysia

Akhir November 2011

Sebarkan:

0 comments :

Post a Comment