Home » » Bangunan Rohani Proyek Super Mega Bintang!

Bangunan Rohani Proyek Super Mega Bintang!

Written By Admin Friday, April 11, 2014 - 7:32 AM WIB | 1 Komentar

WAHAI SAUDARAKU…!!!

Sudah lama kita mencari mutiara KETUHANAN yaitu dengan pengetrapan LILLAH BILLAH dan LIRROSUL BIRROSUL dengan berwasilah membaca sholawat kepada kepada Rasul!

Tentunya semakin lama kita mencari, semakin kita mendapatkan mutiara suci KETUHANAN itu, tapi kenyataannya sangat berbeda, mungkin semakin lama menggali mungkin semakin jauh dan tidak mendapatkan mutiara KETUHANAN itu.

Padahal kita pasti akan berpulang kembali kepadaNYA! Bagaimana kalau kita tidak mendapatkan mutiara suci KETUHANAN itu?

INGAT WAHAI SAUDARAKU…!!!

Mutiara suci KETUHANAN merupakan proyek besar mega bintang dan proyek yang sangat agung bagi umat manusia di dunia ini yang diamanatkan oleh Allah kepada manusia mestinya dibangun sejak dini sehingga selesai kontrak kita dan kita kembali kepadaNYA proyek mega bintang itu harus sudah sukses dan selesai dibangun, tapi kenyataannya kita terlena sehingga melupakan proyek yang sangat agung dan sangat besar itu, seharusnya kita bangun bangunan mahligai rohani yang sangat kokoh malah kita memilih bangun mahligai proyek dunia yang pasti akan kita tinggalkan.

Padahal proyek besar dan mega bintang itu akan muncul dan wujud ketika kita dalam sakaratul maut pulang kembali kepadaNYA, saat itulah nampak proyek agung itu adalah “INALILLAHI WAINNA ILAIHI ROOJIUN” (DAN KETIKA KITA KEMBALI KEPADANYA SAAT ITULAH NAMPAK PROYEK ROHANI ITU BERDIRI KOKOH ATAUPUN HANCUR BERKEPING-KEPING)!

Saat itu kita menyesal, ternyata apa yang kita tumpuk dan kita kumpulkan di dunia semua kita tinggal tidak ada yang tersisa , yang tidak kita tinggal dan kita bawa adalah kesadaran kepada ALLAH, kesadaran LIRROSUL BIRROSUL itulah ajaran murni Al Quran.

Ingat apabila proyek mega bintang yang berupa ajaran Al Quran (LILLAH DAN BILLAH) hidup kokoh dihati kita, maka terbangunlah “BAITULLAH” didalam hati kita, disitulah bersemayam si hamba mengenal ALLAH bersujud dan berserah diri kepadaNYA, inilah kesadaran yang didambakan oleh setiap hamba ALLAH merupaka mutiara suci KETUHANAN yang disebut MA’RIFATULLAH.

Ketika mega proyek itu berdiri kokoh dan ketika kita pulang keharibaanNYA maka kita harus sadar bahwa diri kita bukan siapa-siapa dan bukan apa-apa, hati kita tidak ada rasa, kemampuan dan kekuatan walaupun satu dzarrah, hati kita sadar bahwa semuanya bukan milik kita, kosong, hati kita NOL, MERASA DAN SADAR bahwa semua adalah MILIKNYA sehingga terbangunlah proyek agung LIRROSUL BIRROSUL dihati seorang hamba.

Tapi kita harus koreksi dengan diri kita “MAN AROFA NAFSAHU FAQOD AROFA ROBBAHU” siapa didalam dirinya masih ada selain TUHAN, belum NOL, dan masih ada perasaan AKU, maka bangunan mega proyek itu seketika hancur lebur tiada membekas, satu dzarrah memiliki perasaan AKU (ananiyah) maka hancurlah proyek agung rohani tersebut, maka ajaran itu harus masuk didalam hati, proyek rohani LILLAH BILLAHLIRROSUL BIRROSUL harus hidup didalam hati kita dan kalau proyek rohani itu hidup pasti TIDAK ADA PENGAKUAN, TIDAK ADA YANG DIJAGAKAN KECUALI ALLAH, ITULAH YANG KAMI SEBUT PROYEK ROHANI SUPER MEGA BINTANG!

WAHAI SAUDARAKU…!!!

Mari dalam sisa hidup ini proyek MEGA BINTANG ROHANI itu harus kita pupuk dengan air mata kerendahan dan kesadaran bahwa kita adalah makhluk ciptaanNya yang tiada kemampuan dan kekuatan dan tiada wujud, MEGA PROYEK itu harus kita tegakkan! kita tegakkan! dan harus kita tegakkan!, jangan sampai lengah karena waktu kita terbatas dan tiada lama kita harus kembali kepadaNya.

Mari kita latih hati kita untuk mengosongkan diri (meng NOL kan diri) sambil merasa rendah-serendahnya, kita latih untuk menangis, walaupun tanpa air mata akan tetapi hati selalu bersimpuh kepadaNYA, menyadari bahwa diri ini makhluk yang tiada arti dan bukan siapa-siapa juga bukan apa-apa, ingat itu harus kita latih….!!! kita latih….!!! karena kita adalah makhluk ciptaan.

Mari kita berusaha setiap hari, kita harus ada waktu walaupun satu menit, kita latih dengan perasaan yang serendah-rendahnya sebagai sumber segala dosa, dan apabila rasa itu kita tinggalkan alamat… kiamatlah diri ini!

INGAT SAUDARAKU…!!!

Walaupun mujahadah kita baca tiap hari dan tiap malam akan tetapi tidak melibatkan HATI maka tiada arti dan tiada guna seperti halnya dawuh Beliau Al Habib Sayyid Abdul Madjid Ma’roef RA:

“Mujahadah : Jangankan seribu tahun, sepuluh ribu tahun tidak akan ada manfaat bagaikan lembu memutar gilingan padi” (maaf kurang lebih demikian semoga tidak salah)

Artinya sampai mati walaupun kita bermujahadah kita tidak akan sampai menuju kepada ALLAH karena AJARAN LILLAH BILLAH DAN LIRROSUL BIRROSUL hanya diakal saja tidak tembus kedalam hati, akhirnya ajaran itu yang merupakan bangunan mega bintang rohani hanya sebatas PENGERTIAN DIAKAL BUKAN DIRASA DIDALAM HATI, sehingga hati masih jahat, timbul rasa hasud, saling menjatuhkan, karena tidak bergantung kepada ALLAH akan tetapi mengandalkan selain ALLAH (mengandalkan mujahadah, mengandalkan air mata, mengandalkan ibadah, mengandalkan haji dan lain-lain).

Ingat kita harus mengandalkan dan berserah kepada ALLAH dan itu HARUS DILATIH… SEKALI LAGI HARUS DILATIH!, walaupun hanya sesaat, pasrah dan berserah diri secara total kepadaNYA!

Maka ajaran agung yang merupakan proyek mega bintang rohani harus kokoh dihati kita, karena hati QOLBUN MUKMIN BAITUL HAQ artinya bahwa hati orang mukmin adalah rumah ALLAH! Oleh karena itu ajaran agung dan suci itu bukan hanya sekedar dimengerti akan tetapi harus diterapkan sebagai kesadaran hati.

Dan ingat saudaraku… semestinya kita sebagai umat Rasulullah SAW harus banyak prihatin, riyadhoh, dan bermujahadah yang bersungguh-sungguh yang melibatkan rohani kita karena JAMIAL ALAMIN menunggu dan membutuhkan kita tidak hanya sekedar ilmiahnya akan tetapi rasa dari bimbingan dan ajaran agung LILLAH BILLAH dan LIRROSUL BIRROSUL itu.

AJARAN LILLAH BILLAH dan LIRROSUL BIRROSUL bukan hanya sekedar dibaca akan tetapi harus didalami, mestinya kita harus banyak prihatin, karena JAMIAL ALAMIN menunggu kita, bukan bacaan sholawatnya akan tetapi dibalik bacaan sholawat dan AJARAN LILLAH BILLAH dan LIRROSUL BIRROSUL itu yang merupakan ajaran rohani.

Tapi sekarang ajaran itu pudar, AJARAN LILLAH BILLAH dan LIRROSUL BIRROSUL hanya sekedar diakal bukan dirasa sehingga ISLAM yang dulu terkenal “AKHLAQUL KARIMAHNYA” terkenal “KASIH SAYANG” dan “TANGISAN KERENDAHANNYA” telah pupus berganti hujatan dimana-mana, fitnah merajarela, satu sama lain saling curiga dan menjatuhkan, maka ajaran murni dan agung itu harus terbangun dalam jiwa kita seperti bangunan raksasa dan mega bintang yang harus kita bawa sampai mati dan sampai di akherat nanti karena hidup kita akan kekal disana.

Maka kita harus bisa meninggalkan rumongso (merasa) merasa mujahadah, merasa mampu, merasa kuat, merasa ada, merasa dekat dengan ALLAH dan RASULNYA, merasa selamat karena RU'YATUL QURBI.. BU’DUN (MERASA BAIK, MERASA DEKAT ITU ADALAH JAUH… SEKALI LAGI ITU ADALAH JAUH) dan ingat segala sesuatu selain ALLAH (sepi dari ALLAH) adalah PALSU “ALAA KULLU SYAIIN MA KHOLALLAAHU BAATHIL”.

WAHAI SAUDARAKU…!!!

Jangan mencari proyek dunia yang sudah pasti kita tinggal, akan tetapi proyek rohani harus kita buka selebar-lebarnya, harus kita bangun semegah-megahnya karena kita ditunggu oleh ALLAH dan sebelum kita masuk kedunia, karena kita dinanti oleh ALLAH bahkan ketika kita diturunkan kedunia ALLAH  telah menanamkan kesadaran “ALASTU BIROBBIKUM” dan kita semua menjawab “QOOLUU BALAA SYAHIDNA”  YA ENGKAU adalah TUHANKU KAMI MENYAKSIKAN,  akan tetapi bagaimana kita bisa sadar akan “QOOLUU BALAA SYAHIDNA” kalau makhluk masih bersemayam didalam jiwa kita? perasaan AKU masih ada di jiwa kita! yaitu perasaan iri, dengki, hasud dan sifat-sifat yang tercela, itu BOHONG saudaraku karena kita hanya bermain-main dan berkata bohong belaka dengan kesadaran itu! ”WA RU'YATU MAA SIWALLOH KHOUDUN WA LA’IBUN”.

Mari kita bangun di mahkota dan mahligai istana rohani yang sangat megah dengan KERENDAHAN DAN PERASAAN NOL tidak menjagakan siapa-siapa kecuali ALLAH YANG AHAD dan tiada sekutu bagiNYA karena hati inilah masjidnya ALLAH “QOLBUN MUKMIN BAITULLAH”!

WAHAI SAUDARAKU...!!!

JANGAN PUTUS ASA UNTUK BERJUANG, KARENA HIDUP KITA HANYA SEKALI DAN HARUS BERARTI DAN SEBENTAR LAGI TIDAK AKAN LAMA KITA AKAN PERGI MENINGGALKAN DUNIA YANG FANA’ INI MEMPERTANGGUNG JAWABKAN APA-APA YANG KITA PERBUAT SELAMA INI!


Catatan “Al Fakir” yang hina

Dalam Bumi Kerendahan, 11 April 2014

“Hidup Sekali Harus Berarti”

Sebarkan:

1 comments :

  1. Yaa sayyidii Yaa Rosulalloh,,,fafirruilalloh :-)

    ReplyDelete