Home » » “JENUH”, Musuh Paling Berat Bagi Pejuang Kesadaran!

“JENUH”, Musuh Paling Berat Bagi Pejuang Kesadaran!

Written By Admin Sunday, October 4, 2015 - 10:29 PM WIB | 0 Komentar

INGAT WAHAI SAUDARAKU….!!!
Sejak masa Rosululloh Saw, sahabat sampai hari kiamat ada satu musuh dari pejuang-pejuang kesadaran, musuh itu adalah KEJENUHAN dan kejenuhan inilah yang membuat banyak pejuang-pejuang tangguh itu berguguran akhirnya jatuh dan lupa akan tugas perjuangan hidup.
Kejenuhan ini harus kita lawan, kalau kita ikuti dan kita manjakan lambat laun kita akan jatuh, siapapun PASTI akan diuji berupa KEJENUHAN, dan ini benar-benar harus diperangi, pandangan kita harus satu arah, hidup ini hanya sekali tidak boleh berhenti, karena perjalanan hidup ini adalah perjalanan melalui waktu.
Sampai ALLOH mengatakan : Wal ‘asyri demikianlah ALLOH bersumpah atas waktu, innalinsana lafil husyr, Yaa.. sesungguhnya manusia dalam keadaan merugi karena kita berjalan melalui lorong-lorong waktu dan waktu tetap berjalan! Coba bayangkan kita berhenti dalam berjuang, waktu terus berjalan tidak pernah berhenti, sedangkan rohani kita berhenti, manusia mengalami kerugian karena berhenti dalam perjalanan waktu.
Wahai saudara-saudaraku mari kita renungkan sejenak…
Ternyata banyak pejuang-pejuang tangguh sejak zaman sahabat sampai akhir zaman, kalah dengan kejenuhan!
SEMUA ORANG PASTI JENUH, JENUH APAPUN AKAN MENIMPA KITA! Yang paling ironi ketika manusia JENUH MENGHADAP ALLOH! JENUH MELATIH PASRAH DIHADAPAN ALLOH! Karena kejenuhan ini akan menyiksa batin kita, dan kejenuhan ini manusia akan menjadi jauh dari TUHAN SEMESTA ALAM!
Wal ‘asyri (demi waktu) akan tetapi manusia terlena dengan kejenuhan, sekali lagi semua akan terlena dengan kejenuhan!
SI KAYA AKAN JENUH DENGAN KEKAYAANNYA!
SI MISKIN AKAN JENUH DENGAN KEMISKINANNYA!
SI AHLI IBADAH AKAN JENUH IBADAHNYA!
SI AHLI MUJAHADAH JUGA AKAN JENUH MUJAHADAHNYA!
SEMUANYA AKAN JENUH, KECUALI ORANG YANG PANDANGANNYA HANYA KEPADA ALLOH! 
Wahai saudaraku…
Kita harus menang dengan waktu!
Kita harus memanfaatkan waktu untuk melatih kembali kepada ALLOH!
Karena waktu yang sekian panjangnya itu hanya diakhiri dengan sepersekian detik kita akan selamat atau celaka selama-lamanya!
Oleh Karena itu kita perhatikan dan kita renungkan dengan sejenak diri kita, sudah berapa kali rohani kita berhenti melatih menghadap kepada ALLOH? padahal  waktu berjalan terus tiada henti sedangkan waktu akan menjadi saksi ketika kita pulang keharibaan ALLOH SWT, waktu yang kita sia-siakan ini akan menuntut dihadapan ALLOH!
Waktu mungkin akan bicara “YAA ALLOH SAYA ADALAH WAKTU YANG ENGKAU BERIKAN KEPADA SI FULAN, AKAN TETAPI SI FULAN MENYIA-AKAN AKU, PADAHAL  WAKTU ADALAH NIKMATMU”
Maka wahai saudaraku…
Jangan pernah berputus asa, apapun yang membuat kita jenuh itu merupakan ujian dari ALLOH SWT!
Sejatinya kita diuji oleh ALLOH SWT, sejauh mana perjuanganmu menuju kepadaNYA!
Kita diuji dengan banyak permasalahan, maka jangan kalah dengan permasalahan, karena permasalahan itu adalah alat untuk penguji, sesungguhnya permasalahan itu tidak ada apa-apanya karena permasalahan itu adalah milikNYA!
Kita jangan heran, karena tidak ada orang yang tersesat karena permasalahannya!
Orang yang tesesat bukan karena permasalahan akan tetapi orang yang tersesat sebab kalah dalam menghadapi permasalahan!
Kita jauh dari ALLOH karena kalah dari permasalahan, mestinya apa yang ada dalam permasalahan itu adalah alat untuk menuju kepada ALLOH SWT!
Apa yang menjadikan kita miskin, kemiskinan itu bukan untuk mendekatkan diri kepada ALLOH bila kemiskinan itu menjadikan alat untuk mengalahkan diri kita!
INGAT WAHAI SAUDARAKU…!!!
KEJENUHAN ADALAH MENGHACURKAN, TIDAK ADA ISTILAH JENUH DALAM PERJALANAN MENUJU KEPADA ALLOH, KARENA HAKEKAT BATIN INI ADALAH SENANTIASA MEMANDANG KEPADA ALLOH, JENUH SEKALI ROHANI KITA AKAN MEROSOT, SEJAUH-JAUHNYA DIHADAPAN ALLOH!
Salam
-------------------------------------------------
Catatan perjalanan Al Fakir yang hina
Dalam bumi kerendahan, 4 Oktober 2015
“Hidup Sekali Harus Berarti…!!!”
Sebarkan:

0 comments :

Post a Comment