Home » » MEA Datang, Krisis Rohani Mencekam!

MEA Datang, Krisis Rohani Mencekam!

Written By Admin Monday, May 9, 2016 - 4:51 PM WIB | 0 Komentar

Keadaan genting, kondisi batin manusia mengalami penderitaan yang mendalam, kelaparan pangan kerohanian melanda umat manusia. Sistem antibiotik jiwa manusia melemah, sehingga virus-virus hati mudah masuk dan akan melumat habis kesejatian diri manusia sebagai hamba Tuhan. Tak disadari sesungguhnya kerajaan “ANANIYYAH”sedang tumbuh subur di hati manusia yang mengundang sifat-sifat asing bagi manusia itu sendiri.
Inilah fenomena saat ini yang harus kita tanggulangi karena "MEA" datang bukan karena kebodohan akal akan tetapi kebodohan dari hati yang kotor sehingga mengakibatkan kehancuran moral dan aqidah.
Apabila hal ini kita biarkan dan kita masa bodoh maka agama hanya tinggal namanya, seperti jasad tanpa roh (bangkai yang tiada manfaat). Hanya pandai di akal akan tetapi bodoh masalah hati sehingga mengakibatkan bobroknya moral yang menjangkit umat masyarakat. Bagaikan hukum dalam rimba, siapa yang kuat dia yang menang, buas seperti harimau bahkan lebih buas padahal tidak ada sejarah harimau membunuh anaknya lebih-lebih anak harimau membunuh ibunya akan tetapi fenomena yang sering terjadi orang tua membunuh anaknya dan anak tega membunuh orang tuanya, koruptor tak ada habisnya, semua merasa “aku” tiada yang mengalah, teroris kian lama bertambah dan bahkan seusia kencur tercuci otaknya dengan iming-iming bidadari dan surga padahal semua itu adalah fatamorgana dan ilusi belaka bila tidak mengenal Sang Pencipta. Mungkin detik-detik kiamat sudah dekat, saatnya manusia segera bertaubat!
Apakah MEA itu? Apakah ia sejenis penyakit yang ganas? Ataukah ia adalah sejenis monster yang sangat berbahaya?
MEA ADALAH SINGKATAN DARI “MASYARAKAT ETIKA ASING” yang mana notabenemerupakan racun yang masuk dan menguasai hatinya umat itulah penyebab sumber perpecahan, sumber fitnah, sehingga terjadi perpecahan, permusuhan dimana-mana, inilah penyebab krisis kasih sayang dan persaudaraan umat dijagat raya ini.
Alat apakah yang mampu menumbangkan dan mengalahkan “MEA”?
Maka metode untuk menghadapi "MEA" dengan cara menginjeksi hati dengan nutrisi jiwa yang bernama “BIT”:
1.       Buang Rasa
Buang rasa hati yang mengandung sifat-sifat lebih baik daripada yang lain : aku kaya, aku pintar, aku pimpinan, aku ahli ibadah, dan aku...aku yang lainnya.

2.       Isi Rasa
Isi rasa hati yang mengandung sifat-sifat kehambaan : aku rendah, aku tempatnya salah dan dosa, aku tiada apa-apanya dan yang lainnya.

3.       Tinggal rasa
Sadarilah dalam hati yang terdalam bahwa kalau sudah yang diatas teradopsi dalam hati, kita harus mengeNOLkan atau mengembalikan itu semua kepada ALLOH SWT yang menciptakannya. “LAA HAULA WA LAAQUWWATA ILLAH BILLAH".
Semoga kita semua dituntun untuk menemukan nutrisi jiwa dalam relung-relung kerendahan dan kealfaan (NOL) sebagai asupan hati kembali menjadi hamba yang taat kepada Tuhan Sang Penguasa Sejati sehingga tercipta negara gema ripa loh jinaweyang aman, tentram, makmur, melimpah dan penuh kasih sayang (Baldatun Thayyibatun Wa Rabbun Ghafur)!
Aamiin…


*******

Dalam bumi kerendahan, 9 Mei 2016

Al Fakir yang hina

“Hidup Sekali Harus Berarti”


Sebarkan:

0 comments :

Post a Comment